Leçon 4: Taux de change Offre et demande 4.1 Calculs des taux de change Qu'est ce qui est échangé Les devises sont l'épine dorsale du marché des changes. Tout comme les matières premières d'or, d'argent ou de grain, les devises sont donnés des prix qui sont représentatifs de leur valeur. Les taux de marché des changes, comme tout autre marché flottant libre, sont contrôlés par les forces de l'offre et de la demande. Forex trading est un type d'investissement où un opérateur spécule sur les mouvements futurs de différents taux de change currenciesrsquo. Les taux de change viennent par paires, où une monnaie de pays est mesurée contre un autre pays. Les taux de change affectent les consommateurs et les producteurs d'un pays parce que leur économie est engagée dans le commerce mondial. La plupart des individus participent en devises quotidiennes, indépendamment du fait qu'ils négocient sur le marché des changes, parce que de nombreux biens communs comme la nourriture et les vêtements sont matérialisés à l'étranger. Pour que les magasins vendent ces produits, il devait y avoir eu une transaction en devises entre les fabricants à l'étranger et les détaillants à domicile. Le magasin de détail doit convertir une partie de ses revenus en devises étrangères afin de payer ses fournisseurs étrangers. Calculs des taux de change Voyager Moyens Participant au Foreign Exchange Si vous êtes un Américain voyageant en Italie, vous avez aussi l'argent domestique que vous avez besoin converti en une devise étrangère. Supposons que la cabine de change vous informe que cela coûte 1,34 US Dollars pour recevoir 1 euro. Le taux de change à ce moment entre les deux monnaies est de 1,34 euro (dollarseuro). En notation Forex, les paires de devises sont retournées lorsqu'elles sont cotées, donc le taux ci dessus est écrit 1,3400 EURUSD. Il prend 1,3400 de la devise inférieure dans une paire (USD), la contre devise, pour obtenir 1 de la devise supérieure dans une paire (EUR), la devise de base. Calculatrice et devis Utilisez le calculateur de devises pour voir combien de dollars vous auriez besoin pour acheter un billet de football de la Coupe du monde de 1 000 euros au taux de change actuel, à la valeur de votre salaire actuel ou à toute autre chose, en utilisant CMS Forexs Currency Converter. Maintenant, jetez un oeil aux citations actuelles étant montré sur le marché Forex. N'oubliez pas que vous regardez combien de la monnaie inférieure il faut pour acheter 1 de la devise supérieure dans la paire. Notez également la variation de leurs valeurs les uns contre les autres pendant la séance de négociation actuelle et depuis le début de la semaine. Une monnaie qui connaît une augmentation de la valeur est en appréciant, alors qu'une monnaie en baisse est depreciating. Belajar Analisa Offre et la demande Hal mendasar bagi pemula adalah mengetahui bagaiman dan mengapa harga ini bergerak. Karenanya penting dipahami bahwa harga bergerak tidak lain hanya karena fungsi serta akibat dari Hukum Penawaran dan Permintaan (Offre et demande). Bukan karena hal lain Harga bergerak hanya dan hanya jika perhitungan sederhana ini menjadi tidak seimbang. Anggap saja perdagangan mata uang ini tidak jauh beda dengan perdangangan de passer2 tradisional kita, harga bawang, misalnya, akan melonjak et naik karena berkurangnya pasokan dari Brebes. Atau karena mendekati hari hari besar permintaan melonjak, jadi jangan heran kalo ibu ibu ngomel karena harga ayam naik di pasar2. Hal ini hampir sama saja dengan perdagangan mata uang, haha beda skala dan medium saja. Karenanya état d'esprit yang paling awal dimiliki oleh seorang commerçant, adalah mentalité pedagang yang berdagang arena adanya permintaan dan penawaran. Mungkin anda ingat dua orang tokoh yang namanya séring disebut dalam disiplin ilmu ekonomi dan fisika. Yang pertama Adam Smith, pelopor ilmu ekonomi moderne sekaligus pelopor sistem ekonomi kapitalisme. Ia telah menyatakan ratusan tahun lalu bahwa jika approvisionnement melebihi demande pada suatu niveau harga tertentu, harga akan turun, dan sebaliknya. Sementara yang kedua adala Sir Isaac Newton yang dalam hukum geraknya menyatakan bahwa sebua objek akan tetap dalam aksi gerak (mouvement) sampai mendapat reaksi kekuatan (force) yang sama atau lebih besar. Lebih sering disebut Aksi dan Reaksi saja. Kedua contoh sederhana namun brilien ini telah teruji sepanjang masse de secara langsung merupakan faktor utama dalam pergerakan harghe de passer yang kita commerce de terlibat di dalamnya saat ini. Jika saja mereka memilih karir commerçant sebagai, bisa jadi mereka adalah commerçant commerçant handh hehehe. Fokus dari tulisan ini adalah tentang apa yang disebut dalam teknikal analyse konvensional sebagai soutien (demande) dan résistance (fourniture). Kita akan coba gali lebih dalam apa sebenarnya soutien dan résistance tersebut, bagaimana kita identifikasi dan kuantifikasinya pada graphique, dan bagaimana menggunakannya dalam membuat keputusan objecktif sehingga menghasilkan commercial rentable. Support (demande) adalah niveau harga dimana lebih banyak acheteur yang bersedia membeli dibanding vendeur pada niveau harga tertentu. Résistance (fourniture) adalah dimana lebih banyak tersedia fournisseur dibanding acheteur yang bersedia membeli approvisionnement tersebut pada level harga tertentu. Coba perhatikan diagramme de bawah ini untuk indentifikasi apa yg dimaksud dengan Zone de demande Un niveau de menunjukan harga dimana terjadi keseimbangan relatif atau ekuilibrium antara fournir que la demande. Setiap orang yg ingin jual dan beli di niveau harga tersebut masih dalam batas batas keseimbangan, dan harga pun relative stabil. Bougie de fermeture de Pada (B), fourniture de hubungan que la demande telah bergeser dan tidak lagi seimbang. Sekarang kita tahu bahwa lebih banyak demande pada niveau harga Un approvisionnement dibanding yang tersedia. Dari mana kita tahu kalau ini bénar adanya Satu satunya yang menyebabkan harga bergerak naik seperti yg dicontohkan adalah karena pergeseran hubungan suppydemand. Pada bougie de fermeture B, kita juga dapat simpulkan bahwa ada acheteur acheteur yg bersedia beli di niveau A tersebut namun tertinggal karena harga sudah bergerak naik. Zone A ini skarang dapat kita sebut secara objektif sebagai zone de demande (soutien). Étiquette C menunjukan adanya penurunan harga yang kembali ke demande de niveau ini. Dan disinilah kita mendapat peluang faible risque haute récompense commerce karena harga kembali ke zone yang sebelumnya telah menunjukan acheteur dominasi. Nanti kita bahas bagaima cara memanfaatkan peluang ini. Kemudian kita dapat identifikasi approvisionnement (résistance) dengan cara mémbalik logika contoh di atas tersebut. Seorang commerçant sebaiknya secara konsisten zone identifikasi dimana harga kemungkinan berbalik arah (tournant). Ada beberapa strategi yang dapat digunakan dalam memanfaatkan pergeseran ekuilibrium fournir que la demande, yang juga dipicu oleh emosi manusia berupa La peur, la cupidité, dan Ketidakpastian. Jika entrée pada situasi retournement dilakukan seperti orang lain, maka kita hanya mémiliki sedikit atau tidak punya keunggulan sama sekali dibanding mereka. Karenanya tidak salah kalau kita kesulitan untuk bertahan di marché de membuat profit yg konsisten. Oleh sebab itu, proses, berpikiranalisa, harus, berujung, pada, antisipasi, gerak, harga, harga, dengan, resiko, yg, minimal, dan peluang, paler, besar. Layaknya nelayan yang menaikan layar, usakahan angin ada dibelakang perahu. Kita fokus dulu kepada sebouh strategi yang relatif mudah untuk dipahami. SD zone teridentifikasi pada TF quotidienne (minimum H1). Saat bougie membuat haut (A) pada graphique quotidien, pindah ke intra jour (M15 atau M5) untuk mencari peluang SellShort entrée. Pada TF kecil ini cari vers le haut bougie terakhir yang disusul oleh vers le bas de la bougie. (Gambar bawah) Entrée dilakukan pada vers le bas de la bougie kedua, dan tidak perlu menunggu noun (gambar bawah) Penempatan SL sebaiknya di atas garis horisontal zone SD tous les jours, jika anda tipikal intraday di atas horaires horaires horaire. TP tempatkan pada area Demand (support) berikutnya, atau gunakan risque récompense rasio minimum 2: 1 Règle untuk intra day trading Intra day trader sebaiknya memiliki pola aturan dalam mengambil keputusan trading. Karena biasanya faktor emosi dapat mémpengaruhi analisa dan keputusan commerce. Tidak percaya coba commerce gunakan tic tac atau tranche de temps 1 menit, sangat intens bukan terasa bagaimana adrénaline et un dipacu chaque seconde à chaque minute. Kegagalan mengkontrol emosi berujung pada kegagalan commerce. Jadi dengan mengikuti aturan yang sudah di ensemble, anda dapat mengelola commerce dengan baik. Règle sederhana bagi jour trader: Tiap hari, identifikasi satu zone approvisionnement dan satu zone demande pada période H1. (D1) Entrée hanya dilakukan jika harga masukmendekati soutien (demande) atau résistance (fourniture) Ada 2 jenis entrée, breakout dan retrait (lihat gambar) Pré plan: entrée, stop loss , Dan cible OP dilakukan hanya jika terdapat ruang yang cukup lebar antara zone de fourniture de la demande de zone, la zone de profit sehingga menjadi atraktif Hanya 2 jenis entrée dans le saxe yang kita perlukan. Entrée pada pullback pertama menawarkan plus faible riskhigh récompense, walau untuk sebagian orang hal ini dianggap masih beresiko tinggi. Sementara évasion adalah yang paler populer sebagai entrée. Namun yang lebih penting lagi adalah zone de profit, hitung seberapa besar ruang untuk harga bergerak setelah entrée dilakukan Rafraîchissement Dinamika passer adalah hasil résultant dari psikologi massa. Kita bisa menghasilkan uang karena mampu mengasai aspek ini. Sebagaimana yang sudah banyak diketahui, commerçant itu 90 adalah masalah mental. Gagnant lebih banyak ditentukan oleh bagaimana anda mempersiapkan mental dibanding teknikgaya trading. Dan memahami cara orang lain berpikir dan mengambil keputusan justru lebih penting daripada memahami chart. Jika et un masih mengalami kendala dalam commerçant, mungkin sudah saatnya anda merubah fokus perhatian. Daripada hanya mengubah Ubah teknik, sebaiknya fokus kepada faktor penyebab utamanya. Terdapat beberapa perbédan yang sangat jelas antara commerçant gagnant dan commerçant perdant. Trader Pemula 1. Cenderung mengikuti Orang banyakmassa (foule suiveur) Mengikuti apa yang Orang lain kerjakan (ikut ikutan) Nyaman jika keputusannya sama dengan Orang banyak 2. Menghindari resiko kecuali Orang lain juga mengambilnya 3. Mengira jika Orang lain acheter maka aman juga untuk acheter 4. dari de advis atas Bertindak Orang lain expert 5. Cenderung yang membuat compliqué trading de proses dan mengabaikan kesederhanaan pasar 6. Hampir selalu membuat dua kesalahan yang sama: BuySell saat harga Telah bergerak jauh Secara signifikan (risque élevé) serta acheter résistance mendekati saat dan jual saat mendekati support (faible probabilité) Trader Pro Mengambil inisiatif (mener la foule) Eliminasi Semua bruit subjectif yang menghalangi proses pengambilan keputusan. Mereka tidak Peduli pada apa yang Orang dilakukan lain dan membuat keputusan berdasarkan seperangkat règle yang sangat Mekanikal dan tidak terbawa Emosi Mereka belajar untuk mengidentifikasi entrée yang Benar (entrée correcte) yang mana kebanyakan Orang tidak memperhatikannya Mereka vendre setelah Suatu Période d'acheter la résistance de la zone mendekatimasuk berjalan. Mereka jual Greed (tamak), ini untuk yang commerçant selain forex. Mereka acheter setelah suatu periode vente berjalan mendekatimasuk soutien région. Mereka beli Fear (ketakutan) Trader yang Sukses: dapat identifikasi peluang sebelum Orang lain melakukannya Eksekusi trading Secara Mekanikal Karakter Yang mentale Harus Dimiliki Percaya Diri Disiplin Sabar Semoga membantu. Disadur dari Ebook offre et la demande Analyse par Samibegood Untuk télécharger kelengkapan de bisa ebook disini Approvisionnement et Analyse de la demande
No comments:
Post a Comment